Singapore, So Uniquely

Tanggal : 17 - 23 November 2013
Tujuan : Singapura
Transportasi : Pesawat & MRT

Sebagai negara tetangga yg paling dekat dengan Indonesia, tidaklah salah bila Singapura menjadi salah satu negara yg paling sering dikunjungi oleh penduduk Indonesia, baik untuk melancong, bekerja, sekolah, berobat maupun sekedar transit menuju negara lain. Di negara yg luasnya hampir sama dengan kota Jakarta ini, sering dijadikan contoh bagi aparatur negara kita baik dari sisi transportasi, kesehatan, pelayanan masyarakat, dan banyak hal lainnya.
Kesempatan mengunjungi negara Merlion, simbol negara Singapura, ini saya dapatkan ketika diutus dari kantor saya mengikuti pelatihan yg diadakan di sana. Perjalanan dimulai dari Bandara Soekarno Hatta menuju Bandara Changi di Singapura selama hampir 2 jam. Kesan pertama saya ketika pertama kali menjejakkan kaki di Bandara Changi sangat berkesan dengan kemegahan, keteraturan dan kenyamanan dari negara ini yg ditampilkan melalui arsitektur bandara nya. Bisa dikatakan bahwa bandara menjadi pintu gerbang pertama bagi pelancong yg menggambarkan bagaimana keadaan negara yg dia singgahi. Semoga dikemudian hari Bandara Soekarno Hatta bisa seperti ini.

Setelah melalui proses pos pemeriksaan imigrasi, saya mencari tempat penukaran mata uang yg terletak di pintu keluar bandara, kemudian melanjutkan perjalanan sekitar 20 menit menggunakan taksi menuju hotel tempat saya menginap yg terletak di Carpenter St, Clarke Quay.
Merlion Statue
Untuk mencapai Merlion Statue dari Carpenter St saya berjalan kaki santai melalui Esplanade selama hampir 30 menit sambil menikmati pemandangan gedung-gedung tinggi yg menjadi latar belakang. Di depan Marion Statue, anda sekaligus bisa menyaksikan kemegahan Marina Bay Sands. Cukup banyak turis yg saat itu berada di sekitar Merlion Statue dan ada beberapa yg saya temui ternyata orang Indonesia. Tidak lengkap rasanya apabila ke Singapura tidak mengujungi patung singa ini.

Marina Bay Sand
Salah satu tempat yg menjadi tujuan saya selanjutnya adalah Garden By The Bay. Di taman yg merupakan reklamasi yg dilakukan oleh pemerintah Singapura di tahun 2006 ini, saya ingin melihat kemegahan Supertrees Grove yg menjadi salah satu objek wisata andalannya. Ada cukup banyak tempat yg bisa anda kunjungi di Garden By The Bay antara lain flower dome, conservatories dan horticultural themed gardens.
Supertrees Grove di Garden By The Bay
Clarke Quay
Sekilas mengenai Clarke Quay terletak di pinggiran Singapore River yg bisa ditempuh 10 menit dengan berjalan kaki dari Carpenter St. Ada beberapa wisata perahu dipinggiran sungani yg ditawarkan untuk mengelilingi Clarke Quay. Tempat ini mulai ramai dikunjungi orang menjelang malam tiba. Kuliner yg disediakan kebanyakan menyajikan masakan bule (western menu) dan harganya cukup mahal.

Universal Studio di Sentosa Island
Sentosa Island
Tujuan selanjutnya di negara singa ini yg pantang untuk dilewatkan adalah Sentosa Island. Dari Clarke Quay saya menggunakan MRT blue line kemudian turun di Harbour Front selama 15 menit. Menaiki eskalator melalui mall Vivo City kemudian berjalan santai melalui jembatan yg menjadi penghubung selama 30 menit saya akhirnya sampai di Sentosa Island. Sungguh pulau ini dikelola sangat baik oleh pemerintah lokal sehingga tidak mengherankan banyak wisatawan yg datang kembali berkunjung ke sini. Universal Studio menjadi magnet di Sentosa Island. Bagi anda yg membawa keluarga, tempat ini patut anda masukkan sebagai destinasi wisata.
Sentosa Island
Christmas Tree di Vivo City Food Hall
Karena ketika saya berkunjung mendekati bulan Desember, yaitu Natal, ada sebuah hiasan pohon Natal yg sangat indah yg terpajang di sana. Letaknya di open area dekat food hall mall Vivo City. Tempat santap malamnya pun harganya cukup terjangkau. Ada berbagai macam menu makanan yg disajikan dan bagi anda yg ingin merasakan masakan Indonesia, saya merekomendasikan salah satunya di sini. Rasanya cukup enak dan membuat kangen ibukota tercinta, Jakarta.
Fort Canning Center
Masih inget dengan Clarke Quay? Ada sebuah bukit yg letaknya bersebelahan dengan Clarke Quay namanya Fort Canning Center. Anda dapat menyaksikan keindahan Singapura dari atas bukit ini. Dahulu bukit ini berperan sangat penting sebagai benteng pertahanan. Banyak bukti sejarah yg menjadi saksi bisu yg mendukung peran penting Fort Canning dahulu. Untuk mencapai ke atas bukit, sudah disediakan anak tangga yg menjadi pemandu.
Butterfly Garden di Bandara Changi Singapura
Kalau anda berpikir transit dan menunggu keberangkatan pesawat di bandara adalah hal yg membosankan, hal tersebut tidak berlaku di Bandara Changi. Begitu banyak fasilitas yg ditawarkan dalam bandara ini membuat anda tidak akan merasa bosan. Fasilitas seperti bioskop, hotel, taman bunga matahari (sunflower garden), taman kupu-kupu (butterfly garden), spa, pusat perbelanjaan dan masih banyak fasilitas yg bisa anda gunakan. Kemegahan fasilitas yg tentu saja sangat diharapkan akan segera dimiliki di Bandara Soekarno Hatta & bandara lainnya di Indonesia.

It was so nice traveling to Singapore, because their government already setup great facilities to support all activities in their country. They know how to build great memories for every travelers when they visited to Singapore, so they will come back in the future.
Now, I know why it was called uniquely Singapore...

Tips :
  • Untuk penukaran mata uang di Bandara Changi, disarankan untuk menukarkan di RBS yg tarifnya lebih tinggi bila dibandingkan dengan salah satu bank lainnya (saya lupa namanya). Letaknya saling bersebelahan. Dan lebih baik anda melihat tarif yg mereka tawarkan sebelum melakukan penukaran.
  • Operator Indonesia seperti XL dan Simpati dapat anda gunakan selama di Singapura, tetapi anda akan dikenai biaya roaming internasional. Apabila anda berencana tinggal di Singapura dalam rentang waktu yg lama, disarankan menggunakan provider lokal.
  • Apabila anda ingin mengelilingi Singapura, lebih baik menggunakan transportasi MRT. Selain nyaman cepat, dan cukup murah, anda bisa menyaksikan bagaimana keseharian kehidupan penduduk lokal. Memang anda diharuskan berjalan cukup jauh apabila transit dari satu MRT ke satu MRT lainnya, tapi itulah kenikmatan menaiki MRT. Ingat, simpan peta MRT yg anda dapatkan ketika membeli tiket MRT.
  • Chinatown bisa menjadi salah satu alternatif wisata kuliner yg bisa anda kunjungi dengan berjalan kaki selama 20 menit dari Clarke Quay. Bagi anda yg muslim, cukup sulit menemukan makanan yg halal di Chinatown.
  • Bagi anda yg ingin mengunjungi Garden By The Bay untuk melihat Supertrees Grove disarankan tiba menjelang magrib agar bisa menyaksikan keindahan lampu-lampu yg menyala di Supertrees Grove.
  • Koneksi Internet cukup ngebut sehingga apabila anda ingin berkomunikasi melalui video seperti Skype dapat diandalkan. Hal ini bisa menjadi alternatif bagi anda yg tidak ingin membeli kartu perdana provider lokal. Tetapi cukup sulit menemukan internet gratis kecuali di hotel tempat anda menginap.
  • Untuk membeli oleh-oleh yg harganya cukup terjangkau, bisa mendapatkannya di Little India yaitu di supermarket Mustafa. Mulai dari souvenir, cemilan, keperluan sehari-hari dan coklat !! Naik MRT blue line untuk menuju ke Little India.

Related Post